This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 13 Februari 2013

Cinta Romantisme Pak Habibie & Ibu Ainun

Hay gaann..kali ini saya akan membahas topik terhangat tentang perjalanan cinta pak Habibie dan ibu Ainun,, Hmm..semua ini gara-gara saya nonton bioskop yang telah berhasil membuat saya nangis terharu (T-T) sampai-sampai terinspirasi pengin tahu segalanya tentang kisah pak habibie dan ibu Ainun terutama kisah cinta mereka, yang konon kisah mereka sebenarnya sudah dibukukan oleh pak Habibie,, maka itu saya mau mensharekan buat agan-agan, siapa tahu ada yang belum pernah membaca kisah beliau, ok..tidak perlu panjang lebar langsung saja. Chekidot..

Film Kisah Cinta Habibie & Ainun
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

      Berbagai macam resah, rasa ditumpahkan pak Habibie dalam tulisannya. Mengajak kita untuk menikmati surat cinta atas kekaguman abadi seorang suami. Mengajak dan mendalami jurnal politik mengenai kondisi situasi genting negara yang baru merdeka. Serta mengajak merenungi isi pikiran seorang putra bangsa dengan kecintaannya yang luar biasa pada negara dan bangsanya yaitu Indonesia.

      Buku ini bukan tentang Bu Ainun, bukan pula Pak Habibie. Buku ini mutlak mengenai Habibie&Ainun. Saya pernah berpikir tidak ada rumah tangga yang benar-benar sempurna, jauh dari segala keburukan. Pasti ada ketidakpuasan dan perselisihan serta-serta kekecewaan. Namun membaca novel catatan hati pak habibie  mengenai istrinya, saya seperti diyakinkan kembali bahwa rumah tangga yang mendekati kesempurnaan itu memang ada.

      Setelah menikah dan berbulan madu, Ainun harus ikut suaminya yang sedang dalam proses mendapatkan gelar S3, merantau ke Jerman. Bukan hal yang mudah bagi seorang anak gadis cemerlang dan tinggal di apartemen kecil di Oberfortsbach, desa kecil di pinggiran Jerman Barat.

      Biaya untuk kehidupan sehari-hari pas-pasan, sampai pada tahun-tahun awal Habibie harus berhemat dengan berjalan kaki sejauh 15k menuju tempat kerjanya beberapa hari dalam seminggu. Susah jadi Bu Ainun. Suami sibuk dengan promosi  S3 dan bekerja setengah hari sebagai Asisten di Intitut Konstruksi Ringan Universitas. Habibie sering mencuri waktu bekerja di pabrik kereta api mendesain gerbong-gerbong berkonstruksi ringan. Tidak ada keluarga, kerabat dan tetangga untk diajak ngobrol. Tidak ada hiburan. Bahasa Jerman juga pas-pasan. Pantaslah pak Habibie cinta luar biasa pada Bu Ainun, tidak pernah beliau mengeluh! Tidak pernah sedikitpun, tentang apapun, dua orang anak lelaki, Ilham dan Thareq.

Foto Keluarga Pak Habibie
       Setelah lulus S3, Habibie ditawari pekerjaan oleh Talbot dan Boeing, dua industri konstruksi terkemuka. Pak Habibie menolak dan memilih untuk pindah ke Hamburg, dimana ia melamar dan diterima di perusahaan Hamburger Flugzeugbau HFB. Selepas itu, beliau menjadi pejabat penting perusahaan Messerschmitt Bolkow Blohm. Kemudian beliau dipanggil pulang oleh Presiden Soeharto untuk membangun industri dirgantara Indonesia dan menyumbangkan bakti kepada tanah air. Tidak lama setelahnya, Pak Habibie diangkat menjadi anggota Kabinet Pembangunan Pak Harto, menampuk jabatan Menteri Riset dan Teknologi. Beliau menjadi anggota kabinet selama beberapa periode kepemimpinan Pak Harto, kurang lebih 20 tahun lamanya.

     Tahun 1998, ketika dilaksanakan pemilihan umum, Pak Harto secara mengejutkan menggandeng beliau sebagai pasangannya dalam pilpres. Sebuah keputusan yang tidak mudah, mengingat Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi parah dan mulai banyak pihak yang mencoba menggoyang tampuk kursi kepemimpinanya. Pak Habibie akhirnya menjadi Presiden RI ke-3. Bu Ainun juga menjadi ibu negara RI ke-3.

Mengutip perkataan beliau dalam buku :
     ‘’Mengapa saya tidak bekerja ? Bukankah saya dokter ? Memang. Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu. Namun saya pikir : buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami sendiri kehilangan kedekatan pada anak sendiri ? Apa artinya ketambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk sendiri pribadinya ? Anak saya akan tidak mempunyai ibu. Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orangtua kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja ? Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Tiga setengah tahun kami bertiga hidup begitu.’’


      Dari Pak Habibie, saya juga belajar banyak. Walaupun buku ini bukan merupakan biografi beliau, lebih seperti auto-biografi mengenai kehidupan rumah tangga Habibie-Ainun, namun saya dapat menangkap beberapa pemikiran Pak Habibie, mengenai dirinya sendiri, mengenai kehidupannya, serta mengenai Indonesia.

       Begitu banyak yang dapat dipetik dari buku ini. Pelajaran menjadi seorang wanita, istri, maupun ibu. Pelajaran mencintai seseorang secara penuh dan utuh. Pelajaran menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, serta banyak pelajaran lainnya. Berikut ini kutipan isi surat Cintanya :

      Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi……
“Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya” 
……Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
     Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
     Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….
BJ.Habibie


Sebelum buku Habibie & Ainun, pada tahun 2006 Pak BJ Habibie sudah meluncurkan sebuah buku fenomenal yakni ‘Detik-Detik yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi’ – buku berisi kisah perjalanan politik Habibie.


      Begitu inspiratifnya dan melihat animo masyarakat yang besar, membuat keponakan dari Habibie, menjadi promotor. Tak hanya itu, novel ‘Habibie & Ainun’ rencanannya juga akan dirilis dengan bahasa Jepang. kisah tentang apa yang terjadi bila kau menemukan belahan jiwa dan hatimu. Kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir. Kisah tentang Presiden ketiga Indonesia dan ibu negara. Kisah tentang Habibie dan Ainun. Rudy Habibie seorang jenius ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar, berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat truk terbang untuk menyatukan Indonesia. Sedangkan Sejak BJ. Habibie dan Ainun memiliki penjelasan sama yang sangat ilmiah tentang mengapa langit berwarna biru, guru di sekolah mereka sudah meramalkan, keduanya berjodoh. Habibie awalnya mengingkari, karena dianggapnya Ainun jelek, gemuk, dan berkulit coklat seperti gula jawa.


      Namun saat 13 tahun kemudian keduanya kembali bertemu sebagai manusia dewasa, tak dapat dipungkiri mereka langsung jatuh cinta pada pandangan pertama.

         “Cantik sekali, gula Jawa sudah berubah jadi gula  pasir,” komentar Habibie waktu itu.

         Mengejar mimpinya membuat pesawat di Jerman untuk Indonesia, setelah menikah pada 12 Mei 1962 Habibie lantas membawa Ainun melintasi benua menuju Eropa. Di sanalah mereka membangun sedikit demi sedikit mimpinya.

      Hidup sangat sederhana, namun keduanya tetap bertahan atas nama cinta. Demi menyambung hidup, Habibie rela bekerja rangkap hingga malam, dan tak jarang harus berjalan kaki sejauh 15 kilometer sampai alas sepatunya berlubang. Namun sesampainya di rumah, semua penderitaannya hilang karena ada Ainun yang setia menyambut.

      Cinta membuat pasangan itu saling menguatkan. Habibie menguatkan Ainun saat istrinya bimbang dan rindu suasana rumah, sebaliknya Ainun menguatkan Habibie saat suaminya mulai kendor berjuang menggapai mimpi. Tahun demi tahun yang susah itu akhirnya terlewati, perjuangan menggapai meraih mimpi dan kesuksesan di negeri orang, tercapai sudah. Setelah itu, fase demi fase kehidupan seakan berjalan begitu cepat.

      Indonesia akhirnya memanggil dan memberi ruang bagi Habibie untuk pulang, berkarya untuk negerinya. Membuat ‘truk terbang’ untuk menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dan memajukan perekonomian bangsa. Masih dengan Ainun yang selalu mendampinginya, Habibie mewujudkan janji ‘truk terbang’-nya. Janji yang pernah ia tuturkan pada Ainun di awal perjalanan bahtera rumah tangga mereka.

     Dengan sabar, telaten, sekaligus kuat, Ainun mendampingi Habibie sejak dirinya mendirikan IPTN di Bandung, menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi, Wakil Presiden RI, sampai menggantikan almarhum Presiden Soeharto saat kerusuhan Mei 1998. Cobaan demi cobaan, mulai dari oknum yang licik sampai ketiadaan waktu untuk keluarga, mereka hadapi bersama-sama. Sampai akhirnya, maut memisahkan keduanya. Ainun meninggal karena kanker ovarium stadium 4 pada 22 Mei 2010, setelah melewati 48 tahun pernikahan tahun dengan Habibie.

      Salah satu kenangan yang tersimpan dari perjalanan Ainun Habibie dan BJ. Habibie adalah sepenggal doa cinta. Berikut adalah penggalan doa tersebut:

     “Terima kasih Allah, Engkau telah lahirkan saya untuk Ainun dan Ainun untuk saya. Terima kasih Allah, Engkau telah pertemukan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya. Terima kasih Allah, tanggal 12 Mei 1962, Engkau nikahkan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya. Engkau titipi kami bibit cinta murni, sejati, suci, sempurna dan abadi. Sepanjang masa kami sirami titipan-Mu dengan kasih sayang, nilai iman, takwa dan budaya. Kini 48 tahun kemudian, bibit cinta telah menjadi cinta yang paling indah, sempurna dan abadi. Ainun dan saya bernaung di bawah cinta milik-Mu ini dan dipatri menjadi manunggal sepanjang masa. Manunggal dalam jiwa, hati, batin, napas dan semua yang menentukan dalam kehidupan. Terima kasih Allah, menjadikan kami manunggal karena cinta abadi yang suci dan sempurna. Pertahankan dan peliharalah kemanunggalan kami sepanjang masa. Berilah kami kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan yang sedang dan masih akan kami hadapi. Ampunilah dosa kami dan lindungilah kami dari segala pencemaran cinta abadi kami.

Jadi Inspirasi

      Kisah cerita ‘true story’ novel ini sendiri patut direkomendasikan menjadi sebuah inspirasi. Meski hanya memuat sekelumit kisah perjalanan rumah tangga Habibie dan Ainun, penonton justru bisa belajar banyak tentang arti cinta dari situ. Saling setia, percaya, dan satu visi mengenai kehidupan, menjadi kuncinya. Bagi perempuan, sangat patut dijadikan contoh.

     Ia tak pernah mengeluh meski hidupnya susah, selalu mendampingi suami, bahkan rela meninggalkan profesinya sebagai dokter demi selalu berada di samping Habibie dan menjadi seorang ibu dalam keluarga. Saat Habibie mengalami banyak godaan di masa ia terjun ke politik, Ainun setia melindungi sekaligus mendampinginya.

    Meski dirinya mengetahui sakit kanker ovariumnya sejak lama, ia tak pernah mengatakannya pada Habibie. Sang suami baru mengetahuinya dua bulan sebelum ia meninggal. Bahkan saat sakit, saat ia hanya bersandar hidup pada alat-alat, Ainun masih mengkhawatirkan apakah sang suami masih dengan rutin meminum obatnya.

     Kesetiaan dan cinta sejati antara Habibie dan Ainun yang romantis sekaligus mengharukan ini, dapat Anda saksikan filmnya di bioskop-bioskop Indonesia. Menonton film ini, mengajarkan kita banyak hal, tak terbatas pada cinta, melainkan juga nasionalisme dan kegigihan mengejar mimpi. (ren/ed.hsn)

Ibu Ainun dan Pak Habibie
Kisah Cinta dan Pernikahan

     Makmur Makka, penulis Biografi Habibie mendapatkan informasi menarik mengenai kisah cinta Habibie. Ternyata cinta Ainun dan Habibie sudah bersemi sejak mereka remaja. Ainun mengaku kalau ia dan Habibie sudah kenal sejak kecil, bahkan sekolah menenagah mereka berdekatan. Pada tahun 1986, Majalah Femina memuat cerita mengenai kisah ini. Ainun saat itu mengatakan:

     “Kami kenal sejak kecil, dia teman bermain kelereng kakak saya. Rumah kami berdekatan ketika di Bandung. Di SLTP letak sekolah kami bersebelahan. Di SLTA malah satu sekolah, hanya Rudy (panggilan Habibie) satu kelas lebih tinggi. Dia selalu menjadi siswa paling kecil dan paling muda di kelas, begitu juga saya. Guru dan teman-teman acap kali berkelakar menjodoh-jodohkan kami. Yah, gadis mana yang suka diperolok demikian?”

     Ainun dan Habibie memang banyak kesamaan sehingga mereka sering dijodoh-jodohkan oleh guru dan teman-temannya. Antara lain mereka sama-sama anak ke empat dari delapan bersaudara; sama-sama dibesarkan dalam keluarga yang berpendidikan. Selain itu mereka juga menjadi anak-anak yang beruntung karena memiliki ibu yang mendorong mereka untuk mengutamakan pendidikan. Kesamaan lain adalah, mereka sama-sama tinggal di Bandung dan sekolah di tempat yang sama. Yang tidak kalah unik adalah, mereka sama-sama hobi berenang.


     Kisah cinta antara dua anak manusia ini memang sudah terlihat sejak mereka sama-sama sekolah. Rasa cinta tersebut mulai terbesit saat mereka sekolah di SMAK Dago, Kota Bandung. Ainun adalah seorang gadis yang sangat suka berenang. Karena terlalu banyak dan sering berenang, kulitnya menjadi lebih hitam. Pada suatu hari, saat jam istirahat belajar, Habibie lewat di depannya. Saat melihat Ainun  Habibie mengatakan: “Hei, kamu sekarang kok hitam dan gemuk?”Ungkapan ini menjadikan Ainun berfikir dan merasakan sebuah getaran aneh di dalam dadanya. “Apakah Habibie perhatian padanya?” Apalagi teman-temannya heran dengan kejadian itu dan mengatakan kalau Habibie memang perhatian padanya. Memang, saat itu Ainun memang menjadi pujaan di sekolahnya dan menjadi incaran banyak siswa laki-laki, termasuk Habibie. Habibie pernah mengomentari tentang Ainun dengan ungkapan: “Wah cakep itu anak, si item gula Jawa”.

     Namun mereka berpisah cukup lama. Setelah lulus SMA, Habibie melanjutkan pendidikannya ke ITB Bandung, namun tidak sempat selesai. Habibie  dikirimkan oleh orang tunya ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan. Adalah ibunya yang sangat semangat menyuruhnya belajar ke negeri  “Panzeer” tersebut. Ia berangkat dengan biaya dari orang tunya sendiri, dan  tidak mendapat beasiswa pemerintah Indonesia, namun pemerintah memberinya izin belajar ke sana. Lalu ia berangkat ke Jerman Barat, untuk melanjutkan pendidikan di sana. Ia masuk ke Universitas Technische Hochscheule di kota Achen, Jerman. Tahun 1960 terhitung Habibie tidak pulang ke Indonesia selama tujuh tahun. Ini membuatnya sangat home sick, terutama ia sangat ingin mengunjungi pusara Bapaknya.

     Setelah menanti agak lama, akhirnya Habibie punya kesempatan pulang ke Indonesia. Saat Habibie pulang ke Indonesia, ia berkesempatan menziarahi makam bapaknya di Ujung Pandang. Menjelang lebaran ia pulang ke Bandung dan bertamu ke rumah tetangganya yang lama, keluarga Ainun. Saat itu pula Ainun secara kebetulan sedang mengambil cuti  dari tempat kerjanya di RSCM dan pulang ke Bandung. Di sanalah cinta lama bersemi kembali setelah sekian lama mereka tidak bersua. Saat berjumpa dan bertatap mata Habibie mengatakan: “Kok gula Jawa sekarang sudah menjadi gula pasir?”. Pertemuan mereka berlanjut di Jakarta. Habibie mengikuti Ainun yang kembali ke Jakarta untuk masuk kerja di RSCM. Di Jakarta Habibie tinggal di Jl. Mendut, rumah kakaknya yang tertua.


Mendampingi Suami

     Dalam acara Penganugerahan gelar doktor honoris causa (Dr HC) dari UI, Habibie mengungkapkan sebuah kalimat yang menceriminkan bagaimana peran Ainun di belakang kesuksesannya. “”Di balik seorang tokoh, selalu tersembunyi peran dua perempuan, yaitu ibu dan istri,” Oleh sebab itu pula dalam sambutannya Habibie mempersembahkan gelar tersebut untuk istrinya. “Saya juga menerima penghargaan ini atas nama keluarga, anak-anak dan cucu-cucu saya, khususnya istri saya yang terus mendampingi saya dengan tulus dan ikhlas, sehingga saya menjadi hamba Allah seperti sekarang ini.”

     Penghargaan yang begitu besar oleh Habibie kepada istrinya memang tidak berlebihan. Hal ini terlihat sejak awal kebersamaan mereka sewaktu di Jerman.Pada saat mula-mula hidup di Jerman mereka adalah keluarga kecil dengan penghasilan suami yang sangat kecil pula. Dalam kondisi inilah ia menjadi pendamping yang dapat diandalkan. Untuk menghemat pengeluaran, ia menjahit sendiri perlengkapan bayi mereka. Selain itu, Ainun juga kerap menjadi motivator bagi Habibie. Misalnya ia menyemangati Habibie saat Habibie hampir putus asa karena thesisnya diambil alih oleh pembimbing. Berkat dorongan dan semangat dari Ainun, Habibie malah mendapatkan ide yang jauh lebih baik dan sempurna.

     Ainun memang mendampingi Habibie dalam segala hal. Saat mula-mula Habibie menjadi tekhnokrat, ia menjadi sosok yang mengatur Habibie di belakang layar. Misalnya, ia yang selalu mengingatkan Habibie dalam masalah waktu kerja. Ketika jam telah menunjukkan pukul 22.00, Ainun menelpon Habibie dan mengingatkannya agar menjaga kesehatan. Habibie terkadang meminta stafnya menjawab kalau ia sudah di lift hendak pulang. Padahal ia terus duduk di belakang meja kerjanya. Ainun juga menjadi pengingat waktu saat Habibie memberikan kuliah atau ceramah. Kita tahu kalau Habibie yang memberi kuliah ia sering lupa waktu. Memeng secara isi materi tidak ada masalah, sebab semua orang akan senang. Namun hal ini dapat mengganggu jadwal acara yang lain yang mengikutinya. Nah, Ainun dengan cara tertentu akan memberikan isyarat kalau habibie sudah harus berhenti. Setelaha melihat Isyarat Ainun, Habibie akan mengatakan: “Saya akhiri ceramah ini, saya sudah diperingatkan oleh Ainun.” Sungguh, sebuah penghargaan yang jujur dan menyentuh hati.

     Wardiman Djojonegoro, mantan menteri pendidikan (1993-1998) pada era Soeharto mengatakan kalau Ainun juga sangat memperhatikan makanan untuk Habibie. Dilaah yang menetukan asupan gizi yang baik untuk sang suami. Sebagai Dokter hal ini memang mungkin dilakukannya. Sehingga kalau di depan Ainun, Habibie sangat taat dengan aturan makan yang diterapkan istrinya. Namun terkadang kalau Habibie makan berpisah dengan Ainun, ia sering lupa dengan aturan makan dari istrinya. Hal ini terjadi karena tidak ada orang yang tahu bagaimana makanan yang pas untuk Habibie keculai Ainun, istrinya.

     Pada saat Habibie menjadi Wakil Presiden republik Indonesia, Ainun adalah seorang yang dengan tulus ikhlas membantu suaminya mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Dalam buku karangan Habibie “Detik-detik Yang Menentukan” tergambar dengan sangat baik bagaimana Ainun mendampingi Habibie dalam kondisi yang sangat gawat dan krusial. Habibie dalam sebuah cerita yang panjang memasukkan dengan gamblang apa saja yang dilakukan Ainun dalam mendampinginya. Dan Ainun pula yang menjadikan Habibie selalu tenang dan matang dalam mengambil sebuah keputusan.

Pak Habibie dan Ibu Ainun saat Menjadi Presiden RI
Kisah-Kisah Unik

     Ada beberapa pengalaman dari orang dekat Ibu Ainun yang tersiar di internet. Salah satunya adalah pengalaman yang dirasakan oleh Adrie Soebono, kemenakannya yang saat ini menjadi promotor musik ternama di Indonesia. Katanya, sampai saat terakhir berjumpa, yakni dua bulan sebelum beliau meninggal dunia, ia masih dianggap sebagai anak-anak oleh Ibu Ainun. Ia dinasehati layaknya seorang anak kecil yang bandel. Memang, Adrie Soebono pernah tinggal bersama keluarga Habibie di Jerman selama delapan tahun. Dan selama itu pula ia mengatahui dengan persis bagaimana keluarga tersebut.
     
     Ibu Ainun juga paling hobi jogging. Hampir setiap hari di Jerman ia melakukan Jogging. Bahkan terkadang tidak peduli panas dingin. Namun hobi Jogging tersebut hanya dilakukan Ainun saat berada di Jerman. Jika di Indonesia Ainun hanya fitnes atau lari di atas treadmill. Hal ini disebabkan Ainun sensitif dengan debu, mungkin kena sinus. Udara di Jakarta dan kota lain di Indoensia banyak debu, jadi Ainun tidak pernah jogging. Kondisi kesehatan ini juga menjadi salah satu alasan Habibie untuk menetap di Jerman setelah ia tidak lagi menjadi pejabat negara.

      Dalam cara seminar atau ceramah yang Habibie menjadi penceramahnya, Ainun menjadi “tukang tekan  bel,” memperingatkan Habibie mengenai waktu. Pernah Habibie diberikan kesempatan untuk menjadi penceramah dalam bulan Ramadhan. Ceramah diberikan setelah shalat isya sebelum tarawih. Biasanya ceramah ini  hanya berlangsung selama sepuluh atau lima belas menit. Namun Habibie melakukannya lebih lama, sehingga membuat para jamaah gelisah. Sebab ada agenda lain yang harus dilaksanakan yaitu shalat tarawih. Ainun tahu kondisi ini. Ia meminta seorang cucunya untuk memberikan isyarat pada Habibie karena  ia duduk agak jauh. Cucunya datang ke tempat yang terlihat oleh Habibie dan membuat sebuah gerakan layaknya orang Shalat. Habibie-pun paham. Sebelum mengkhiri ceramahnya, Habibie mengatakan: “Ini pasti Ainun yang suruh.”
 
       Ada pengalaman unik dari Ibu Linda, mantan wartawan Majalah Tempo saat bertugas di istana pada masa Soeharto. Ia sering menjumpai Habibie dengan pipi yang ada bekas lipstiknya sebelum masuk kantor. Saat ditegur, Habibie dengan santai mengatakan kalau istrinya sering mencium sebelum ia berangkat, bahkan ketiak sudah digarasi mobil. Dan itu terjadi berkali-kali.  Saat diberitahu ia Habibie menjawab dengan bangga: “‘Ya begini nih istri Oom….. seperti nggak mau pisah dan ditinggal ke kantor lama-lama. Senang ya punya pasangan seperti begini?”. Ibu Linda yang kebetulan berjumpa dengan Ibu Ainun, Istri Habibie “melaporkan” kejadian itu pada Ainun. Ainun menjawab: “Aduuuh, bikin malu ya? Artinya suami saya nggak hapus lagi dong kalau memang masih ada bekas lipstik?, Awas saja nanti sampai di rumah mau  saya tanya ah …hahahaaa… !”.

     Cerita unik lain adalah Ainun memempengaruhi Habibie utuk mengikuti sinetron Cinta Fitri yang tayangkan oleh sebuah TV Swasta di tanah air. Semula Habibie tidak tahu mengenai sinetron ini, namun setelah diceritakan sedikit latar belakangnya oleh Ainun, Habibie menjadi tertarik dan mengikutinya dengan rutin. Bahkan karena begitu kagum dengan kisah cinta dalam sinetron tersebut Habibie pernah mengundang para pemain sinetron untuk makan malam di kediamannya di Jakarta. Apa yang Ainun dan Habibie tertarik? Menurut pengakuan mereka, kisah cinta dalam sinetron tersebut hampir sama dengan kisah cinta mereka sendiri, karena itu mereka seakan kembali ke masa silam dan menikmatinya.

Cinta Sang Suami

“Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya”
(B.J. Habibie)

     Berbagai kiprah selama hidup bersama Habibie, membuat Habibie menempatkan Ainun sebagai orang yang sangat dekat di hatinya. Yusran Darmawan pernah melihat sendiri bagaimana wujud perhatian mantan presiden ini pada Istrinya. Dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di kantor BPPT Jakarta, Habibie menjadi keynote speaker. Saat datang Habibie ditemani oleh istrinya, Ainun. Setelah selesai memberikan kuliahnya, semua wartawan datang mengerubunginya untuk wawancara. Pada saat itu pula Habibie tidak peduli dan ia nampak mencari-cari di mana Ainun. Ketika seorang wartawan bertanya tentang pendapatnya atas situasi di Timor Leste, Habibie hanya menjawab singkat. “Maafkan, saya sedang mencari di mana mantan pacar saya. Mana Ainun? Saya belum pernah pisah dengan Ainun. Mana Ainun?”

    Wujud cinta ini juga terlihat saat Ainun sudah terbaring di rumah sakit. Selama hampir tiga bulan ini Habibie dikabarkan tidak beranjak dari sisi istrinya. Sejak masuk rumah sakit pada tanggal 24 Maret 2010 silam  Habibie memberikan perhatian dan menunjukkan cinta kepada ibu dari anak-anaknya itu. Tentu saja ini terjadi karena Habibie dan Ainun telah banyak melewati berbagai perjuangan dalam menempuh hidup ini. Perjuangan tersebut telah memupuk cinta mereka begitu kuat dan terasa takkan terpisahkan. Selama di rumah sakit juga Habibie menuntun istrinya untuk shalat. Dari sebuah sumber saya dapatkan, pada hari sebelum meninggal dunia, Habibie sempat membimbing istrinya shalat subuh, zuhur dan ashar di rumah sakit tersebut.

     Hanya sampai di rumah sakit? Ternyata tidak.!Dalam proses penantian pengurusan administrasi sebelum jenazah diterbangkan ke tanah airpun Habibie masih mendampingi istrinya. Dalam pesawat beliau masih dekat dengan jenazah almarhumah. Saat tiba di tanah air jenazah diturunkan dari pesawat, beliau masih mendampingi peti jenazah tersebut. Dalam beberapa foto yang diabadikan wartawan jelas nampak Habibie dengan peci hitam berjalan dengan memegang peti jenazah istrinya. Bahkan saat jenazah dibawa ke pemakaman dari rumah duka, Habibie tidak mau naik ke mobil yang telah disediakan untuknya. Ia malah memilih masuk ke dalam ambulan dan duduk di sisi peti jenazah istrinya. Mungkin tidak semua masyarakat yang menyaksikan iring-iringan mobil itu tahu kalau mantan menteri, manatan presiden, orang besar yang dikenal tidak hanya di Indonesia itu berada berdua dengan sang istri dalam ambulan menuju pemakaman.

     Dalam sebuah sambutan yang diberikan Habibie setelah upacara pemakaman istrinya ia mengungkapkan rasa cinta itu dengan sebuah kalimat puitis nan indah: “12 Mei 1962 kami dinikahkan. Bibit cinta abadi dititipkan di hati kamu dan hati saya, pemiliknya Allah. Cinta yang abadi dan sempurna. Kamu dan saya, sepanjang masa. Nikmatnya dipatri dalam segala-galanya, satu batin dan perasaanya.” Ungkapan ini bukan hanya pemanis bibir. Habibie telah menunjukkan dalam laku dan perbuatannya. Ia mencurahkan seluruh cinta dan hatinya pada sang istri, Ainun Haibie, sampai ia menutup mata.

Detik-detik terakhir Ibu Ainun

Selamat Jalan Ibu

     Seperti telah diberikatakan oleh banyak media, pada 24 Maret 2010, Hasri Ainun Habibie masuk ke rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman. Ainun berada di bawah pengawasan direktur Rumah Sakit Prof Dr Gerhard Steinbeck, yang juga spesialis penyakit jantung. Ia telah menjalani sembilan kali operasi dan empat kali dari sembilan operasi tersebut merupakan operasi utama. Sisanya merupakan operasi eksplorasi. Pukul 17.05 waktu Jerman, hari Sabtu tanggal 22 Mei 2010, Nyonya Ainun wafat dalam usia 72 tahun, setelah 45 tahun hidup bersama Habibie. Sebelum wafat, Nyonya Ainun sempat beberapa kali mengalami kritis. Namun jiwanya tidak terselamatkan lagi. Semua orang berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Selamat jalan ibu, kebaikan dan dedikasimu menjadi pelajaran sangat berharga bagi kami.

Hasri Ainun Besari (11 agustus 1937 - 22 Mei 2010)

Romantis dan sedihkan,,saya yang tahu hal ini saja, sudah dibuatnya nangis genjer atau mungkin sayanya saja ya.. yang mudah terbawa suasana, hehe ..apapun itu semoga dapat diambil hikmahnya.. Selesailah sudah penulisan yang saya ambil dari berbagai macam sumber, semoga bermanfaat buat pembaca Tanah Air, Have Nice Day And See You Next Time.(^,^)//



By  www.Kompasiana.com
      www.Inilah.com
      www.Vivanews.com
       

Senin, 11 Februari 2013

Drawing, Travelling, and Ngegame

Salammm sejahtera,,,hay gyus,,sorry ya agak lama ngepostingnya, coz sibuk sendiri di kostan n pulsa juga agak mepet gitu..hehe...kesibukkannya sih dari bulan Agustus 2012 sampai Februari 2013 cuman lakuin hobi saya aja selain kuliah, contohnya travelling, ngegambar, eeennd ngegame didpn laptop...biar ente-ente percaya nih saya sharekan fotonya ya...sekalian pamer dikit gitu..hoho,,

Taraaaa.... ini dia my picture, lucukan kayak gambarnya anak SD wkwkwk....eh tapi jangan salah, gini-gini ku juga bisa gambar pake crayon yang limited edition loh..artinya cuman ada 12 warna crayon yang saya punya.. kepikiran gambar ini karena saya suka dengan keindahan laut di Indonesia apa lagi jenis binatang-binatang di laut unik-unik dan beraneka macam jenis, soo.. jadilah gambar binatang unik-unik yang saya pernah buat,hahaha.. misalnya dari pinggir atas ikan paus, ikan emas, ubur-ubur, gurita, kura-kura, kepiting, kerang, bintang laut, lumba-lumba, kuda laut, dan jenis ikan laut lainnya, nah.. yang tengah warna hitam itu bukan binatang ya,,tapi itu gambar manusia yang lagi menyelam,,hehe... 




Nah tidak hanya itu saja,,gambar yang di bawah ini saya buat gara-gara ingat film star wars,, saya jadi kepincut juga pengin gambar luar angkasa.. jadi ya gambarnya serba hitam semua..dan disitu ada gambar astronot megang bendera merah putih milik Indonesia,, berharap kelak jika teknologi makin maju Indonesia dapat menginjakan kaki pertamanya turun ke planet yang ternyata hampir sama seperti planet mars, itu yang warna kuning bukan matahari ya.. tapi planet entah berantah yang mau di injak pertama kalinya oleh astronot Indonesia.yeaahh...hohoo...  



Sebenarnya masih ada dua gambar yang ingin saya perlihatkan lagi, cuman menurut saya cukup dua saja gambar yang saya sharekan ini untuk membuktikan kalau saya benar-benar lagi asik dengan hobi satu ini, dan buat travelingnya...liat foto di bawah ini yaa..(^_^)... saya travelingnya tidak sendirian guys.. justru bersama teman-teman saya sekampus.. dan yang paling depan itu bukan tante saya ya..tapi teman sekampus juga masalahnya dia sudah jadi ibu-ibu yang mempunyai anak laki satu, itu loh yang paling kecil sendiri hehe..dan yang memfoto ini suaminya gann.. (foto suami dirahasiakan ) wkwkwkwk, oh ya... ini kami makan-makan dulu sebelum melihat pemandangan yang indah yaitu Kawah Putih yang berlokasi di Ciwidey, Bandung..dan yang terakhir paling bawah sendiri itu kebun teh pemandangannya bagus, bersih, dan dingin walaupun waktu itu masih menunjukkan siang hari.. syukurnya kami travelling disana tidak sia2. dan pulang  dengan happy..d(^o^)b 

Sarapan Bareng Teman.

Yulfi, Teh Dyah, Dek Rizky, Me, N Teh Lina.



Kawah Putih, Ciwidey, Bandung.

Kebun Teh, Ciwidey, Bandung.

Itulah hasil jepretan yang telah saya sharekan, bagi yang sudah pernah kesana pasti sudah pernah menikmati keindahan alam milik Indonesia ini dan bagi yang belum Hayuuuh Atuh...saya tunggu,,hehe..., Oh ya terakhir permainan game yang saya mainkan selama ini, hmm...sebenarnya ada banyak macam game yang saya suka tapi saya sharekan satu game favorit saya saja ya..oke ini dia..

Counter Strike 1.6 No Steam

Yap betul judul gamenya Counter Strike 1.6 No Steam, saya suka game ini karena "Membasmi Kejahatan dan Menolong Kaum yang Lemah" itu selogan saya guys (no comment ya), permainannya kayak cowok sih tembak-tembakan gitu tapi seruu,,siapa bilang hanya cowok saja yang bisa, cewek juga bisa donk,, (-_-")a.. apalagi yang mainnya peringkat easy (paling mudah) ...hoho..ok. jika ada yang belum tahu dan penasaran dengan permainan ini cari dan downloud saja permainannya atau minta teman lain siapa tahu ada yang punya tapi jarang dimainkan.hohoho... yang penting kitanya harus pinter bagi-bagi waktu ya..antara belajar dan main game apapun itu..ok.

Sampai disini dulu yaa.. guys.. lain kali kita lanjutkan lagi....See you next time..\\(^o^)//


By Me

Selasa, 12 Juni 2012

[KOMIK III] Media Komunikasi Kita

Ok gan ini kelanjutan seri ketiganya ya..n selamat membaca..^__^

 
                                                           TAMAT

Sampai disini dulu... Terimakasih ya agan,,sudah membaca komikku ini sampai selesai semoga dapat bermanfaat.. lain waktu akan saya posting lagi cerita komik lainnya..sekali lagi Arigato Gozaimats...*membungkuk 90 drajat*


by Me

Kamis, 07 Juni 2012

[KOMIK II ] Media Komunikasi Kita

Yap ini lanjutan dari sesi komik I nya..Gaaann, Selamat Membaca..^__^

 

   BERSAMBUNG

Minggu depan akan saya sharekan kembali yang juga merupakan sesi terakhir dari komik ini, Jika ada Kritikan atau saran silahkan agan-agan komentar di bawah ini, Arigatoo Gozaimats.....

By Me

Aneka Jajanan Khas Jepang

Hajimemaste.... sekarang ku mau posting tentang makanan nih,, kemaren-kemaren kan sudah banyak tuh..posting tentang Korea sekarang kita terbang menuju Jepang ya...ok,siap2..Wuuzzzzz,,,yap sampai juga di Jepang kini aku akan membahas jajanan khas Jepang,,, mungkin  diantara agan-agan sudah pernah mencoba jajanan ini karena tentu saja sudah banyak makanan Jepang mulai berdatangan ke Indonesia baik dalam acara tertentu contohnya Cosplay atau tempat restoran yang menyediakan makanan khas Jepang ini..aku sendiri pernah mencoba salah satu makanan khas Jepang apalagi anda..heh..ok ga banyak cerita ayo..kita lihat apa aja sih aneka jajanan khas Jepang yang mudah ditemui ini..ok.lets goo....

1.Dorayaki.

Mendengar nama Dorayaki, pasti sudah tidak asing di telinga Anda, khususnya anak-anak yang senang nonton film kartun Doraemon. Betul, Dorayaki adalah makanan utama yang dimakan Doraemon, jagoan robot kucing di film ini.

Dorayaki adalah kue tradisional yang bentuknya bundar dan sedikit tembem, terdiri dari dua lembar kue yang direkatkan dengan selain kacang merah. Dorayaki memiliki tekstur yang lembut. hmm..nyam..nyam..nyam enaaak..sepertinya di Indonesia juga ada makanan kayak gini sejenis kue apa ya?ada yang tahu?..

2.Takoyak

Nama makanan yang asalnya dari daerah Kansai, Jepang. Berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu diisi potongan gurita di dalamnya. Takoyaki biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai cemilan. Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki yang disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang. kalo makanan ini aku sudah pernah mencobanya gan rasanya seperti bakso renyah..bumbunya juga begitu terasa...mmmh,,,enak dah pokoknya.


3.Okonomiyaki

Ini jajanan khas Jepang dengan bahan tepung terigu yang diencerkan menggunakan air atau dashi, ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau daging babi dan digoreng di atas penggorengan datar yang disebut teppan. Sesuai dengan namanya, lapisan atas (topping) okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang mau memakan. hampir kayak pizza ya?hehe,,,,

4.Mochi

Mochi adalah Kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat. Di Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional Mochitsuki atau perayaan tahun baru Jepang. kalo ini di Indonesia juga ada tapi kebanyakan bentuknya kotak-kotak dan berisi kacang..mudah didapatkan di toko-toko yang menjual beraneka macam oleh-oleh kok.


5.Taiyaki

Adalah kue Jepang berbentuk ikan. Bagian atas kue dipanggang terpisah dengan bagian bawah kue. Setelah kue hampir matang, keduanya disatukan dengan selai kacang merah. Kue ini juga sering diisi dengan cokelat, custard, keju, atau sosis. Sepertinya kalo diliat jenis makanannya aku dah pernah mencobanya deh tapi dimana ya?agan-agan juga ngrasa ga?

6.Senbei

Adalah makanan ringan asal Jepang yang dibuat dari tepung beras atau tepung serealia yang lain. Makanan ringan ini bisa berbentuk bundar, persegi, atau persegi panjang yang pipih, dan dimatangkan dengan cara dipanggang hingga berwarna kuning keemasan. Dibandingkan kerupuk, senbei jauh lebih tebal, dan berukuran lebih besar daripada okaki atau arare. Ada yang sudah pernah mencobanya?

7.Kashiwamochi

Ini merupakan kue Jepang yang dibuat dari tepung beras dengan isi selai kacang merah. Kue ini termasuk salah satu jenis mochi, dan disebut kashiwamochi karena dibungkus daun sejenis pohon ek. Daun pembungkus tidak untuk dimakan. alias jangan dimakan ya ntar keselek,,xixixi..

Yap sampai disini dulu..ya..lain kali akan aku sambung lagi mengenai Negeri Jepang di hari-hari berikutnya...
Ok.See you next time n Arigato Gozaimats...*membungkuk 90 drajat*

by me & www.yahoo.co.id

Sabtu, 19 Mei 2012

[KOMIK I ] Media Komunikasi Kita

HAY.Agaaaaaaannn...sekarang ku mau posting nih sebuah media komunikasi berupa komik hehehe... bertemakan "Sehat Tanpa Merokok" kenapa ku buat berupa komik?..Yaa. tentu saja karena sudah banyak karya seni lain yang ada seperti video, poster, leaflet, dll jadiku mau coba buat sebuah komik, ceritanya pendek kok..ok.selamat membaca...^_^

                                     
 
 

                                                    BERSAMBUNG


Maaf ya...kalo ceritanya ga jelas, mohon untuk dimaklumi dan maaf juga kalo masih bersambung hehe...coz kelanjutannya masih ada yang perlu di edit..tapi besok akan ku posting lagi ok agan. makasih sebelumnya sudah membaca komikku ini. Arigato Gozaimats.



by Me

Jumat, 18 Mei 2012

Pengumuman Pemenang Touch Korea Tour

Annyeong!!!!!!!!!!!...
Maaf baru nongol hehe...soalnya modem bawaanya lola terus..mungkin paketnya mau habis kali ya...hoho..oh ya langsung saja karena kemarin saya termasuk salah satu peserta lomba yang berpatisipasi dalam Event Touch Korea Tour, maka saya akan mengumumkan para pemenangnya ya... huhuhu.... jujur.. saya masih belum terpilih menjadi pemenang,,huhuhu..T_T sedih sih..tapi kalo diliat para pemenangnya memang mereka hebat-hebat kok dan semangatnya tu loh melebihi dari saya..Hmm..Fighting!! baiklah saya tidak akan berlama-lama untuk bersedih...ok.disini saya akan memberikan pengumuman dari KTO indonesia, silahkan dibaca dan diliat...chekidot.


Pada Tanggal 8 Mei 2012
Setelah beberapa waktu menunggu, akhirnya tiba juga hari yang ditunggu-tunggu oleh Chinggudeul KTO yang telah berpartispasi dalam “PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT”, yaitu hari pengumuman 5 calon ke tahap wawancara.

Sebelumnya, KTO Indonesia telah menerima banyak postingan blog yang menarik, unik, lucu, kreatif, dan juga edukatif berkaitan dengan wisata Korea dari chinggudeul sekalian (makasih atas pujiannya..hehe..). Atas partisipasi, dukungan, dan kesediaan waktu chinggudeul untuk meramaikan PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT, KTO Indonesia mengucapkan banyak terima kasih (sama-sama KTO Indonesia ^__^).

Bersama ini KTO umumkan 5 calon dari PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT yang lolos ke tahap wawancara.
1. Mira Marsekllia Surya Putra
2. Erry Andriyati
3. Fransisca Stefany
4. Samuel Darmento
5. Damaring Tyas Wulandari Palar

Dan proses wawancara akan diadakan :
Tempat : Kantor KTO Indonesia, Wisma GKBI 21st Floor, Suite 2102A. Jl. Jend Sudirman Kav 28
Tanggal : Hari Senin, 14 Mei 2012
Jam : 10:00 (Sampai selesai)

Sekali lagi, kepada chinggudeul sekalian yang sudah berpartisipasi dalam PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT, kami mengucapkan banyak terima kasih. Dan jika kali ini belum beruntung, tetap semangat dan nantikan event-event lainnya dari KTO Indonesia.


NAHH.....di saat itu para peserta banyak yang koment ada yang sedih sambil memberi semangat untuk para pemenang dan ada juga yang senang sambil minta titip salam buat MISS A dan 2PM pada pemenangnya.kekekekekek......
Namun seleksi mereka masih belum berakhir karena ada satu tahap lagi ya..yaitu proses wawancara karena KTO Indonesia disini tidak mengambil 5 pemenang namun hanya 1 pemenang saja yang akan dibawa ke Korea secara Gratis..tis,,tis..

Kemudian,

Setelah tanggal 14 Mei 2012  para pemenang hadir untuk wawancara, dan saat pengumumannya..


Pada Tanggal 16 Mei 2012
Terpilihlah 1 diantara 5 calon finalis,,,, ini lah pengumumannya....
 
Chinggudeul, Senin 14 Mei kemarin telah dilaksanakan tahap seleksi wawancara kepada ke-5 calon finalis dari PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT. KTO Indonesia sangat berterima kasih atas partisipasi chinggudeul dalam event tersebut.

Sebelumnya, ke-5 calon finalis telah memberikan yang terbaik pada tahap seleksi wawancara. Setelah melalui tahapan penilaian yang sangat ketat, KTO Indonesia mengumumkan pemenang finalis dari PEMILIHAN TOUCH KOREA TOUR PENGALAMAN TIM EVENT adalah :

1. Erry Andriyati

Selamat kepada pemenang untuk telah menjadi Touch Korea Tour Team, dan sekali lagi terima kasih untuk keempat lainnya yang telah menyediakan waktunya untuk meramaikan event KTO ini. Gamsahapnida


WAAAAAhhhhhhh.... Selamat ya  Mbak Erry......Chukkae..chukkaee...
yah itulah agan-agan proses Pemilihan Touch Korea Tournya sangat menarik kan..^_^
Ok. Tidak lupa sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Agan2 yang telah mendukung saya..Maaf jika tidak sesuai dengan harapan agan ya..hehe.. sekali lagi Ghamsahanida..


By Me & KTO Indonesia

ILLUMINATI